BMKG Prediksi Ciayumajakuning Berstatus Waspada

BMKG Prediksi Ciayumajakuning Berstatus Waspada

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) memprediksi wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan), berstatus waspada. Penyematan status ini terkait dengan prakiraan cuaca berbasis dampak yang disebutkan dalam laman bmkg.go.id.

Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn (Faiz), mengatakan, prakiraan cuaca berbasis dampak ini sangat bermanfaat untuk mengurangi dampak risiko bencana hidrometeorologi dalam perencanaan suatu kegiatan di semua sektor.

"Update prakiraan cuaca berbasis dampak terus dilakukan, ini akan membantu seluruh pihak untuk melakukan mitigasi di masing-masing wilayah, " ujar Faiz, Sabtu (21/11/2020).

Ia menyebutkan, sebagian besar wilayah Ciayumajakuning akan dilanda hujan lebat. Terjadi merata sehingga berpotensi menimbulkan dampak di wilayah masing-masing. Prakiraan ini berlaku untuk waktu Sabtu hingga Minggu (21-22/11).

Di Kabupaten Indramayu, hujan lebat akan mengguyur 18 dari 31 kecamatan. Kondisi berbeda terjadi di Kabupaten Cirebon, Majalengka dan Kuningan. Potensi hujan lebat di ketiga kabupaten itu cenderung merata di semua kecamatan. Sedangkan Kota Cirebon, hujan lebat hanya akan mengguyur Kecamatan Harjamukti.

Sebelumnya, Pjs.Bupati Indramayu Bambang Tirtoyuliono, mengingatkan masyarakat agar mewaspadai adanya bencana hidrometeorologi. Ia menjelaskan hidrometeorologi adalah bencana yang dipengaruhi oleh faktor cuaca seperti banjir, longsor dan puting beliung.  Kondisi demikian, kata dia, berpotensi mengakibatkan terjadinya bencana alam.

"Intensitas musim penghujan saat ini diperkirakan cukup tinggi, bahkan disertai angin kencang dampak fenomena La Nina. Jadi semua harus bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan terburuk," tegas Bambang.

Senada, Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang. Ia memerintahkan seluruh jajarannya agar mewaspadai terjadinya bencana banjir. Ia juga meminta anggota polres, polsek dan jajaran memetakan potensi banjir di masing-masing wilayah.

Tak hanya itu, Hafidh juga meminta agar secara rutin anggota polres Indramayu melakukan koordinasi dengan pihak terkait di masing-masing wilayah.

"Sambil berpatroli rutin, bhabinkamtibmas dan anggota lain melakukan pemantauan bersama pemerintah desa di beberapa sungai yang selama ini menjadi penyebab banjir," tandas Hafidh, melalui Kasubbag Humas, AKP Budiyanto.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive