Ratusan Warga Ujunggebang Ikuti Training Safety Kapal Motor

Ratusan Warga Ujunggebang Ikuti Training Safety Kapal Motor

SUKRA,  (Fokuspantura.com),- Badan Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BPPTL)  Jakarta bekerja sama dengan Pemdes Ujunggrbang dan KUD Mina Sugih Mandiri, menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat berupa  diklat Basic Safety Training (BST)  Kapal Layar Motor (KLM) di Aula Kantor Desa Ujunggebang Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu,  Rabu (12/2/2020). Kegiatan tersebut mendapat antusias dari ratusan warga setempat.

Kepala BPPTL Jakarta, Capt  Dian Wahdiana melalui Koordinator Diklat BST KLM,  Boyke Aries, mengatakan,  maksud dari kegiatan diklat tersebut adalah untuk mendidik dan membina nelayan yang ada di pantura khususnya di Desa Ujunggebang, agar para nelayan secara personal memahami keamanan dan keselamatan ketika melakukan aktivitas dilaut, kemudian para nelayan pula ketika berlayar dilaut memiliki dokumen yang legal, dimana BST tersebut selain berupa sertifikat yang akan diterima peserta diklat juga akan diterbitkan secara online. 

"Peserta diklat akan mendapatkan sertifikat BST KLM yang diterbitkan pula secara online sehingga terdaftar secara legal, " ujarnya.

Boyke mengatakan,  program pemberdayaan masyarakat tersebut merupakan alokasi Corporate Social Responsibility (CSR)  Kemenhub berkaitan dengan pembangunan Pelabuhan Patimban, dengan cakupan budgeting penyediaan tenaga pengajar,  konsumsi dan transport berikut seragam untuk peserta,  penerbitan sertifikat dan juga buku pelaut. 

"Kegiatan diklat pemberdayaan masyarakat dilangsungkan selama 3 hari dan untuk peserta yang dinyatakan lulus akan dibekali dengan sertifikat BST KLM dan Buku Pelaut," terangnya.

Ditempat yang sama,  Kepala Desa Ujunggebang,  Kusnato,  mengatakan,  pihaknya menyambut baik program tersebut karena dinilai sangat penting bagi masyarakat Ujunggebang khususnya untuk kesiapan menghadapi beroperasinya Pelabuhan Patimban, adapun jumlah peserta sebanyak 400an orang, 75 persen warga setempat sisanya dari Desa Patimban Kecamatan Pusakanegara Kabupaten Subang. 

"Kami menyambut baik program tersebut, karena akan membentuk nelayan yang profesional dengan pengetahuan tentang pedoman keamanan dan keselamatan dilaut dan dengan BST tersebut dapat dijadikan sebagai dokumen pendukung untuk dapat bekerja ketika Pelabuhan Patimban beroperasi, " ungkapnya. 


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Robi Cahyadi
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive