Lagi, Lahan Pertanian Tanam Gadu di Kandanghaur Kering

Lagi, Lahan Pertanian Tanam Gadu di Kandanghaur Kering

KANDANGHAUR,(Fokuspantura.com),- Kondisi lahan pertanian masyarakat Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat saat ini memprihtinkan. Puluhan ribu hektar lahan di wilayah Pantura Indramayu yang jauh dari sumber irigasi teknis berpotensi kembali mengalami gagal panen, jika pasokan air dari hulu Bendung Rentang tidak bisa maksimal memberikan suplai.

Ketua KTNA Kecamatan Kandanghaur, Waryono mengungkapkan, kondisi lahan sawah petani tanam gadu MT 2019 di wilayah Kecamatan Kandanghaur saat ini sudah kering. Hal itu disebabkan kondisi irigasi teknis dari Daerah Induk Cipelang belum bisa memberikan jaminan pasokan secara maksimal, sehingga mengakibatkan ribuan hektar lahan milik petani yang sedianya harus dilakukan pemupukan butuh perhatian pemerintah.

"Hasil gilir giring yang di tetapkan Pemkab Indramayu, sementara belum ada hasil,"katanya saat dimintai tanggapan kondisi terkini lahan pertanian diwilayah tersebut, Selasa(28/5/2019).

Gilir giring pengairan yang sedang berjalan akan bisa sampai kepada sasaran dan prioritas kekeringan lahan, jika proses gilir tanpa dibatasi jam.

"Gelontor air sampe lokasi jangan di batasi jam, saya yakin bisa di selamatkan untuk wilayah Kandanghaur,  kalau intansi terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas PSDA, BBWS serta kebijakan Bupati Indramayu untuk penyelamatan tanam musim gadu tahun 2019 ini," tuturnya.

Menurutnya, dengan kondisi kurangnya pasokan debit dari Bendung Jatigede, dibutuhkan  langkah kongkrit pemerintah melalui koordinasi Bupati Indramayu dengan Bupati Cirebon dan Bupati Sumedang. PUPR dengan BBWS. Camat dengan Camat yang di lintasi irigasi rentang.

"Termasuk peran pengamat dengan pengamat, mantri pengairan dengan mantri pengairan, begitupun kuwu dengan para kuwu dan seterusnya,"terang Waryono.

Sementara itu, hasil gilir giring yang terjadi hingga dini hari pukul 04.00 wib, kondisi air di BT 20 masih belum sampai. Akibat masih minimnya pasokan debit air dari hulu Rentang, pasokan air masih belum memenuhi dan sampai kepada tempat tujuan dibutuhkan penambahan debit dari hulu Rentang.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive