Kubu Daniel Muttaqin Sukses Gelar Rapat Pleno Jelang Musda Tandingan

Kubu Daniel Muttaqin Sukses Gelar Rapat Pleno Jelang Musda Tandingan

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu, kudu Daniel Muttaqin Syafiudin (DMS) dibawah komando Plt Ketua Aria Girinaya dan Sekretaris Hilal Hilmawan, sukses menggelar rapat pleno di perluas guna memutuskan agenda persiapan Musda Partai Golkar sebagai mana amanat SI 03 tahun 2020 di Hotel Wiwi Perkasa 2 Indramayu, Sabtu(25/7/2020).

Pelaksanaan Pleno Diperluas tersebut, dihadiri Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Daniel Mutaqin Syafiudin, Ketua Harian DPD Partai Golkar, Taufik Hidayat, Pengurus Bidang Organisasi DPD Golkar Propinsi Jabar, Ahmad Hidayat serta Pengurus DPD Partai Golkar Versi Kubu Daniel Mutaqin Syafiudin.

Plt Ketua DPD Partai Golkar Indramayu, Aria Girinaya mengatakan, agenda pembahasan pleno yang baru saja dilaksanakan salah satunya adalah menyampaikan pengesahan Kepengurus DPD Partai Golkar Indramayu terbaru periode 2016 - 2020 yang dikeluarkan oleh DPD Parrai Golkar Jawa Barat. Dimana dalam keputusan tersebut, DPD Partai Golkar Indramayu dibawah komando dirinya dan Sekretaris Hilal Hilmawan.

Dasar dari keluarnya pemecatan terhadap Kubu Syaefudin Cs adalah karena dianggap telah melanggar Petunjuk Organisi Nomor 7 bahwa Kubu Syaefudin Cs telah melawan keputusan setingkat diatasnya yakni DPD Propinsi Jawa Barat.

"Kalau pengurus setingkatnya memerintahkan untuk tidak Musda, harus nurut," katanya.

Sementara itu, dalam keputusan Pleno Diperluas tersebut tak kalah pentingnya adalah pelaksanaan Musda X DPD Partai Golkar Kab indramayu akan di gelar pada Kamis tanggal 20 Agustus 2020.

"Untuk lokasi atau tempat masih tentatif," kata Giri

Bertindak sebagai Steering Committee (SC) Musda X DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu diputuskan, Ketua Harian DPD Golkar Kabupaten Indramayu, Taufik Hidayat,  yang saat ini menjabat Plt Bupati Indramayu, penyampakan usulan 8 PK yang mendapat mosi tidak percaya dari Pimpinan Desa (PD) untuk selanjutnya dilakukan proses administrasi.Termasuk usulan pemecatan bagi pengurus DPD yang menggelar Musda kemarin.

Menanggapi hal tersebut, Tim Advokasi Panitia Musda X DPD Golkar Indramayu, Mahpudin, menilai bahwa pelaksanaan agenda partai jelang Musda yang menjadi syarat mutlak sesuai ketentuan AD ART dihadiri oleh Ketua PK yang tidak jelas, sebagai syarat mutlak qourum.

"Bicara kesalah dan mosi tidak percaya PD yang menempuh proses sanksi DPD 2 siapa, wong Pltnya saja sejak 11 Mei 2020 baru hari ini nongol dan menginjak Indramayu, ini organisasi dan Golkar itu Partai besar, bukan diatur oleh pesanan," tuturnya saat dihubungi.

Sebelumnya, Keputusan DPD Partai Golkar Propinsi Jawa Barat, melalui surat yang dikeluarkan nomor : B-32/GOLKAR/VII/2020 tanggal 15 Juli 2020 ditujukan kepada Ketua DPD Partai Golkar Kab/Kota yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020, perihal Penundaan MUSDA sudah dikeluarkan, lalu sekarang berubah lagi.ini menandakan inskonsistensi DPD Propinsi Jawa Barat dalam mengambil keputusan dan syarat by order.

"Jadi sudahlah publik sudah tau siapa yang bermain dengan ketentuan organisasi, yang jelas dalam waktu dekat, pihak kami optimis jika Musda X yang digelar 16 Juli 2020 kemarin akan diputuskan oleh DPP sah, jadi mari kita tunggu kajian DPP saja, pekan depan sudah clear ko," pungkasnya.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Jaya Mulya
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive