Beredar Surat Sakti DPP Partai Golkar untuk Cabup Indramayu

Beredar Surat Sakti DPP Partai Golkar untuk Cabup Indramayu

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Ditengah maraknya upaya pencegahan virus corona di Indramayu saat ini, beredar surat sakti DPP Partai Golkar nomor B133/Golkar/III/2020, klasifikasi surat konfidensi ditujukan kepada Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu perihal penetapan sementara Calon Kepala Daerah Kabupaten Indramayu dengan syarat dan penugasan dari Partai Golkar tertanggal 20 Maret 2020, masih misterius keaslian surat tersebut.

Pasalnya, beberapa pihak yang dikonfirmasi Fokuspantura.com, belum menemukan titik terang keabsahan surat tersebut, apakah penetapan surat sementara Calon Kepala Daerah Kabupaten Indramayu yang diusung Partai Golkar untuk Pilkada serentak nanti di Kabupaten Indramayu adalah benar surat resmi dari DPP Partai yang ditanda tangani oleh Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekjen Lodewijk F Paulus atau sliweran surat itu merupakan pesanan dengan tujuan dan maksud tertentu.

Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu, Sukim Nur Arif, membantah jika dirinya sebagai mana dalam alamat surat DPP Partai Golkar tersebut, telah menerima surat terkait penetapan sementara Calon Kepala Daerah Kabupaten Indramayu untuk Pilkada serentak di Kabupaten Indramayu nanti.

“Saya gak tau, kalau surat itu sudah dikirim tentu ada di kantor Golkar Indramayu, atau di saya, ini kan kita belum pernah nerima,” katanya saat dikonfirmasi melalui sambuangan pesan Whatsapp nomor pribadinya, Kamis(26/3/2020).

Bantahan itu juga dipertegas, jika dirinya pada tanggal yang tertulis dalam surat DPP tersebut, yakni 20 Maret 2020 kemarin, ia mengikuti rapat Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa 1, dihadiri oleh 12 daerah yang akan menggelar Pilkada, yakni Jawa Barat 8 Kabupaten/Kota dan Propinsi Banten 4 Kabupaten/Kota. Namun ia tak diserahi surat apapun dari pimpinan partai.

“Saat itu, saya tidak diserahi surat apapun, justru saya menyerahkan hasil survei Polmark Indonesia, by PDF ke Waketum Pemenangan Pemilu dan Ketua PP  JAWA 1,” terang Sukim menambahkan.

Ia menegaskan, jika memungkinkan surat tersebut adalah hoak, pihaknya belum bisa menegaskan secara pasti, mengingat dirinya sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Indramayu saat ini belum menerima surat sebagaimana yang sudah beredar di group Whatsaap dan media sosial.

“Saya tidak tau surat itu asli atau hoax, yang jelas kita belum menerima surat tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, keberadaan surat yang sudah mencantumkan penetapan nama Cabup Indramayu dari Partai Golkar untuk Pilkada serentak nanti, sudah ramai beredar di group - group Whatsapp dan media sosial, bahkan beberapa elit parpol diluar Golkar turut memperoleh surat sakti tersebut dan menelusuri kebenarannya.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive