Surat Sakti Gerindra Bocor, Beberapa Nama Muncul

Surat Sakti Gerindra Bocor, Beberapa Nama Muncul

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Jelang pendaftaran bakal calon wakil Bupati Indramayu periode 2016-2021, beredar surat rekomendasi salah satu partai politik pengusung di media sosial dan mendapat tanggapan beragam dari netizen. Surat yang berlogo Partai Gerindra itu dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Propinsi Jawa Barat sebagai jawaban bahwa partai besutan Prabowo Subianto telah merekomendasikan Taufik Hidayat dan Agung Mardianto sebagai calon Wakil Bupati yang disampaikan kepada Bupati Indramayu untuk didaftarkan kepada Panitia Pemilihan.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Indramayu, Kasan Basari membenarkan adanya surat rekomendasi bakal calon Wakil Bupati Indramayu yang dikeluarkan oleh DPD Propinsi Jawa Barat. Namun pihaknya tidak mengakui keabsahan surat tersebut merupakan usulan dari akar rumput struktur partai yang diputuskan dalam rapat partai.

"Hari ini saya menghadap DPD Jabar untuk menjelaskan duduk persoalannya dan siapa sebenarnya yang diinginkan oleh PAC PAC Gerindra diusulkan sebagai bakal calon Wakil Bupati Indramayu," katanya saat ditemui dikediamannya kemarin.

Ia mengaku, beredarnya surat DPD sudah diketahui dari internal anggota DPRD Indramayu, karena secara kebetulan pihaknya tidak diberi tembusan Ikhwal surat tersebut. Padahal Sikap DPC Gerindra Kabupaten Indramayu menyikapi  kekosongan jabatan wabup Indramayu, berdasarkan surat Bupati Indramayu Nomor: 170/1733/Otda tanggal 19 Juni 2019, sudah mengusulkan tiga nama berdasarkan surat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Indramayu nomor: 010/DPC-GERINDRA/IMY/VI/2019.

Tiga nama tersebut merupakan usulan rekomondasi berdasarkan rujukan. Pertama, dari tim panitia penjaringan mengusulkan Yon Haryono. Kedua, dari aspirasi para ketua PAC Partai Gerindra Indramayu yang mengusulkan Anggawira. Ketiga, aspirasi dari partai koalisi yaitu Tauhid.

"Diluar nama nama itu bukan usulan resmi kader partai dan sikap politik Gerindra, jadi kami luruskan," tandas Wakil Ketua DPRD Indramayu ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Indramayu,Taufik Hidayat membenarkan jika dirinya sudah mendapat restu dari DPD Partai Gerindra Jawa Barat sebagai sosok yang diusulkan untuk menjadi Calon Wakil Bupati Indramayu. Ia mengaku sedang melengkapi persyaratan sebagaimana yang disyaratkan dalam aturan.

"Gih Insya Allah mas, ko apa wis lengkap syarate, do'a aken bae mas sing lancar2, Aamiin," tutur Taufik dalam bahasa dermayu menjawab konfirmasi.

Seperti diketahui, Taufik Hidayat merupakan Ketua Harian Partai Golkar Kabupaten Indramayu yang sudah di gadang untuk menduduki jabatan Wakil Bupati menggantikan Supendi yang saat ini menjabat Bupati Indramayu menggantikan posisi Anna Sophanah yang mengundurkan diri pada Oktober 2018 lalu.

Sementara itu, Pasangan Calon Anna Sophanah-Supendi (Andi) diusung oleh tiga partai koalisi pada Pilkada 2015. Yaitu, Partai Gerindra, PKS dan Partai Demokrat. Tiket secara resmi yang bisa menentukan siapa yang layak menduduki posisi E2 merupakan kewenangan mutlak tiga parpol pengusung Paslon Andi. Sementara dari tiga Paslon pengusung tersebut dua partai yakni Gerindra dan PKS mengusung kader internal yakni Anggawira dan Agung Mardianto sementara Demokrat tidak mengusung kader dan menyetujui sikap dua partai lainnya.

"Kami menunggu sikap Gerindra dan PKS prinsipnya menyetujui karena kader kami tidak diusulkan, " tutur Sekretaris DPC Demokrat Kabupaten Indramayu, Nurpan.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive