Bravo 5 Hadiri Syukuran Petani Tebu PG Jatitujuh

MAJALENGKA,(Fokuspantura.com),-  Para mantan perwira tinggi yang tergabung dalam Bravo 5 menghadiri acara syukuran doa bersama rajab para petani Kemitraan PG Rajawali II, Jatitujuh, Majalengka di Lapangan Bola Komplek PG Jatitujuh, Desa Sumber Kulon, Sabtu(23/3/2019).

Kehadiran para mantan Jenderal bintang dua ini, memberikan semangat dan dukungan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Majalengka dan Indramayu untuk bersatu menuju Indonesia lebih baik.

“Saya perkenalkan satu persatu para jenderal yang kita cintai, yang terhormat Letnaj Jendral Sumardi, tepuk tangan untuk beliau, beliau hari ini ditugaskan oleh Bravo 5 untuk menjadikan Jawa Barat tetap mencintai Indonesia dan nilai - nilai islam,”ungkap Anggota Fraksi PKB DPR RI, Maman Imanul Haq saat menyampaikan Tausyiah dihadapan ribuan peserta

Maman memperkenalkan para jenderal yang hadir pada acara doa bersama “Munajat Rajab Petani Mitra Bersatu Untuk Indonesia” dihadapan ribuan masyarakat. Mereka adalah Letjend Sumardi, Letjend Suaidi Marasabessy, Mayjend Haryono Hartono, Mayjend Jaenal Abidin, Mayjen Heryadi, Mayjend Zul Effendi dan  Jendral Haryanto Rahman.

Dalam tausyiahnya, Ia juga memberikan selamat kepada para pemuda yang akan menjadi tambuk kepemimpinan Indonesia 10 – 15 tahun kemudian

“Tepuk tangan untuk Kapolres Majalengka, Dandim Majalengka dan kawan – kawan semua dan para kuwu yang sudah membangun kemitraan,” sambut Direktur TKN Jokowi – Ma’ruf Amin ini.

Ia juga menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo untuk masyarakat Kabupaten Majalengka dan Indramayu yang hadir pada acara tersebut.

“Tadi malam ketika pak presiden baru pulang dari Yogjakarta sempet berkomunikasi dengan beliau, saya sampaikan agenda dengan masyarakat Majalengka dan beliau menyampaikan salam, ini salam dari Presiden Indonesia Joko Widodo, Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh,” ungkap Maman di jawab peserta yang hadir.

Dalam tausyiahnya, Maman Imanul Haq menyentil makna dari Isra Mi’raj yang dikemas dengan era revolusi 4.0, sebagaimana disebut oleh KH. Ma’ruf Amin Tol langit pada acara Debat Cawapres kemarin.

Bahwa bukti komitmen pemerintah Jokowi dalam menghadapi era sekarang, Jokowi baru saja meluncurkan Ring Palapa untuk Indonesia, karenanya tanpa palapa atau tol langit masyarakat Indoensia tidak bisa berhubungan lewat komunikasi internet saat ini.

Maman menambahkan, jika Indoensia bisa kuat karena didik oleh para jenderal dan orang tua dengan dasar kalimat tauhid. Beda dengan di Timur Tengah nasionalis bukan islamis dan islamis bukan nasional

“Di Indoensia kita punya jenderal yang nasionalisnya tidak diragukan, tapi nilai islami menggemuruh di dada,”selorohnya.

Maman menafsirkan kata Isra  bergerak, pasalnya siapa yang akan membawa Indonesia, maka pilihannya ada dua apakah memilih pesemis atau optimis, memilih keluarga yang bahagia atau tidak bahagia, maka kegamanangan itu semua dijawab dengan Indonesia harus Isra.

Selanjutnya Indonesia harus Mi’raj melalui konsep bagaimana memperbaiki sholat sebagai dasar dan pondasi untuk kehidupan berbangsam, beragama dan bernegara.

General Manager PG Jatitujuh, Zamzam Masyhudi saat berada di lokasi acara mengungkapkan pihaknya sudah melakukan steril dari unsur politik kepentingan, ia bersama tim keamanan PG Jatitujuh berusaha agar acara berjalan secara tertib dan aman.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Doa Bersama, Husni Thamrin membantah jika acara yang dilaksanakan 22 Kepala Desa penyangga PG Jatitujuh telah ditumpangi oleh kepentingan politik salah satu Capres, ia menganggap bahwa acara tersebut murni doa bersama.

“Tidak ada kampanye dan ajakan secara politik, tidka ada, murni doa bersama,” bantah Kuwu Desa Sukamulya Indramayu ini.

 


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive