Lazisnu Indramayu Sukses Kumpulkan 50 Ton Zakat Fitrah

Lazisnu Indramayu Sukses Kumpulkan 50 Ton Zakat Fitrah

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Lembaga Zakat, Infak, Sodaqoh Nahdatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, berhasil memperoleh kepercayaan dari masyarakat sebagai lembaga zakat yang amanah, transparan dan dapat dipercaya dalam mengelola potensi sumber pendapatan umat islam terbesar.

Jelang Idul Fitri 1441 hijriyah kemarin, Lazisnu Indramayu berhasil mengumpulkan 50 ton lebih beras zakat fitrah dari masyarakat, walaupun proses pengumpulan zakat tersebut hanya sepekan terahir bulan suci ramadhan.

Ketua PC Lazisnu Indramayu, Qomarudin, mengatakan, pengumpulan zakat fitrah tersebut, dipusatkan di Posko Lazisnu, Kantor PCNU Indramayu. Namun begitu, pihaknya juga melakukan upaya jemput bola dengan mengerahkan Unit Pengelola Zakat, Infaq dan Shodaqoh NU (Upzis NU) di setiap kecamatan.

"Jadi masyarakat ada yang datang langsung ke posko atau melalui panitia yang disebar ke desa-desa," ujar Qomarudin kepada awak media, Jumat (29/5/2020).

Selain mengumpulkan, Lazisnu Indramayu juga langsung menyalurkan zakat sejak pembukaan penerimaan. Ini tak lain untuk membantu warga tidak mampu dan terdampak pandemi covid-19.

"Jadi langsung kita bagikan, karena sesuai intruksi PBNU, kita mengupayakan penyaluran sesegera mungkin sebelum idul fitri," tuturnya.

Adapun zakat yang telah tersalurkan, kata Qomarudin, adalah sebanyak 45 ton beras, sementara sisanya sekitar 5 ton disalurkan untuk zakat produktif. Zakat produktif yang dimaksud adalah pemberdayaan ekonomi warga dengan memberikan bantuan modal bagi pelaku usaha mikro.

"Zakat produktif seperti kita tahu adalah pengelolaan dan penyaluran dana zakat yang bersifat produktif, yang mempunyai efek jangka panjang bagi para penerima zakat," ujar Qomarudin.

Ia menambahkan, pengumpulan zakat tahun ini mengalami peningkatan drastis dari tahun sebelumnya. Ini membuktikan adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk berzakat melalui Lazisnu, mengingat banyak sekali pengelola zakat yang tidak menyampaikan laporan kepada masyarakat secara transparan.

"Ya kami bersyukur dan semoga di tahun-tahun berikutnya bisa lebih banyak dan bermanfaat bagi masyarakat secara lebih luas," ujar dia.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Indramayu Juhadi Muhamad mengapresiasi hasil maksimal dari Lazisnu. Ia berharap pencapaian tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada Idul Fitri tahun-tahun berikutnya.

"Terimakasih kepada pengurus Lazisnu, semoga bermanfaat untuk masyarakat secara luas, khususnya bagi warga kurang mampu di Indramayu," harapnya.

Seperti diketahui, jelang Idul Fitri 1441 hijriyah, hampir disetiap masjid dan desa menerima pengelolaan zakat fitrah yang ditampung melalui UPZ desa dan disetorkan ke tingkat Kecamatan hingga Baznas Kabupaten, harusnya pengelola UPZ desa menyampaikan laporan kepada masyarakat dalam setiap momentum shalat idul fitri berapa pendapatan zakat untuk alokasi 62,5 persen hak bagi fakir miskin diwilayah desa tersebut dan berapa persen yang dikirimkan kepada pengelola zakat Kecamatan dan Kabupaten.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive