Syamsul Bachri : Masyarakat Jangan Panik dan Tetap Waspada

Syamsul Bachri : Masyarakat Jangan Panik dan Tetap Waspada

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Pasca penetapan satu pasien positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu, Anggota Komisi 3 DPRD Propinsi Jawa Barat, Syamsul Bachri, mengajak kepada masyarakat Kabupaten Indramayu untuk tidak panik dan tetap mewaspadai lingkungan masing-masing, karena pandemi virus Corona Desease (Covid-19) merupakan musibah nasional bahkan internasional.

"Kalau kita sudah panik maka setengah dari kita sudah sakit," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu(8/4/2020).

Menurutnya, keyakinan yang sudah tertanam  pada diri seseorang, akan menjadi obat bagi imunitas tubuh manusia, sehingga dari keyakinan itu akan bisa menghasilkan tubuh yang kuat.

"Ketika kita yakin dan tidak panik tetap waspada menghadapi situasi ini, kita sudah sehat dan antibody kita akan tangguh serta tubuh akan memiliki kekebalan yang prima," tuturnya.

Penting untuk di miliki pada masyarakat Kabupaten Indramayu atas informasi yang baru saja menggemparkan publik pasca penetapan pasien positif Covid-19 adalah keyakinan untuk bisa melawan wabah virus yang hari ini sudah benar-benar masuk ke wilayah Kabupaten Indramayu dengan bertawakkal kepada Allah SWT.

" Dan yakinlah bahwa Allah penguasa atas segala - galanya," pungkas Anggota Fraksi PDI Perjuangan Propinsi Jawa Barat ini.

Seperti diketahui, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu mengumumkan pasien pertama terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien yang terinfeksi Covid-19 tersebut tercatat sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan saat ini tengah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Indramayu.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara Rabu (08/04/2020) dalam siaran persnya mengatakan, pasien tersebut seorang laki-laki umur 23 tahun dari Kecamatan Sukra dan pulang dari Batam.

Deden menambahkan,  pasien pernah masuk ke RSUD  Pantura MA Sentot Patrol pada tanggal 27 Maret 2020 dengan keluhan sesak nafas, demam, nyeri, dan terpasang O2. Kemudian pada tanggal 3-7 April mengalami keluhan umum sedang, batuk, demam, pusing,  dan cek rapid negatif.

Sedangkan hasil tes swab yang didapatkan pada hari Rabu (08/04/2020) ini pukul 08.35 dari Labkesda Provinsi pasien dinyatakan terkonfirmasi positif (+).

"Dia datang bersama dengan 5 orang temannya. 1 orang sudah di rapid tes negatif, dan 4 orang lagi akan di rapid tes besok," kata Deden.

Menindaklanjuti temuan itu, saat ini sudah dilakukan tracing terhadap keluarganya dengan kondisi orang tanpa gejala (OTG) dan tengah dilakukan koordinasi dengan camat/kuwu untuk tracing/tracking termasuk ke tenaga kesehatan yang ada di RSUD Pantura MA Sentot Patrol dan RSUD Indramayu yang selanjutnya akan dilakukan rapid tes.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive