Reses Anwar Yasin, Dorong Pemerintah Atasi Kekeringan Lahan Pertanian

Reses Anwar Yasin, Dorong Pemerintah Atasi Kekeringan Lahan Pertanian

TERISI,(Fokuspantura.com),- Anggota Komisi II DPRD Propinsi Jawa Barat, Anwar Yasin menggelar Reses 1 tahun sidang 2019 - 2020 di tiga titik wilayah Daerah Pemilihan Jabar X, Rabu(5/12/2019).

Saat menghampiri kostituen di wilayah Kecamatan Terisi,  Kabupaten Indramayu, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini diberondong dengan pertanyaan sikap wakil rakyat dalam membantu beban masyarakat petani di wilayah Kecamatan Terisi dan sekitarnya yang selama dua tahun terahir setiap musim gadu mengalami gagal panen ribuan hektar.

Pasalnya, masyarakat mengadukan persoalan kepada wakil rakyat di Gedung Jalan Diponegoro itu, bahwa para petani gagal untuk mengelola lahan pertanian pada beberapa bulan terakhir di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu, dikarenakan terjadi musim kemarau yang panjang ditambah lagi musim gadu tahun ini gagal panen. Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya aliran irigasi dari hulu hingga ke hilir yang berasal dari beberapa sumber air, seperti Waduk Jatigede, Sungai Cipanas dan lainnya.

Anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Barat,  Anwar Yasin, mengatakan menjawab keluhan masyarakat petani ini bahwa embung air menjadi salah satu solusi ketika kemarau tiba. Embung air akan berfungsi sebagai penampung air saat musim penghujan dan digunakan di saat musim kemarau. Solusi ini dapat disampaikan dan mendorong kepada pemerintah agar segera  membangun embung air di sejumlah titik yang memungkinkan dapat di akses oleh beberapa kecamatan yang terdampak kekeringan lahan pertanian.

Menurutnya, potensi pertanian di Kabupaten Indramayu sangatlah tinggi. Indramayu menjadi penghasil beras terbesar di Jawa Barat. Isu ketahanan pangan menjadi krusial jika sumber pangan pokok tidak termaksimalkan dan mengalami gagal panen.

Seharusnya pemerintah fokus pada isu-isu fundamental seperti isu kekeringan lahan pertanian karena menyangkut kepentingan orang banyak. Selain permasalahan kekeringan lahan pertanian, masyarakat juga mengeluh tentang kondisi jalan yang rusak dan tidak bisa di akses di beberapa titik, seperti jalan dari Desa Jatimunggul ke arah blok Weringan di Kec. Terisi.

Masyarakat sudah menyampaikan keluhan ini kepada pemerintah yang berwenang, namun hingga saat ini pemerintah belum menangani keluhan masyarakat dengan serius. Permasalahan seperti ini seharus disikapi oleh pemerintah untuk ditindaklanjuti dan dibahas oleh para stakeholder untuk merumuskan penyelesaian tersebut.

"Pemerintah seharusnya sadar bahwa posisi sebagai pemangku jabatan merupakan amanat untuk melayani rakyat dengan maksimal. Tujuan ini dapat dicapai jika pemerintah memahami kebutuhan masyarakat," tuturnya.

Ia berjanji akan memperjuangkan usulan-usulan masyarakat yang memang menjadi hal krusial dan fundamental. Kesejahteraan rakyat harus menjadi prioritas arah kebijakan pemerintah.

"DPRD Provinsi selaku perwakilan rakyat akan mengawal kebijakan-kebijakan eksekutif dan memastikan amanat konstitusi dapat terlaksana dengan baik," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Kab Indramayu, Tauhid, mengatakan , jika  PKS lahir sebagai partai yang terbuka dengan rakyat. Maka, rakyat tidak perlu sungkan untuk menyampaikan aspirasinya kepada para perwakilan rakyat di pemerintahan yang berasal dari fraksi PKS.

"PKS dalam menyongsong pemilihan daerah dan pemilihan kuwu di Indramayu sangat menjunjung tinggi sikap saling menghargai pilihan orang lain dan siap menjaga kondusifitas iklim berdemokrasi di Indramayu," tuturnya.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive