Mahpudin Ingatkan Kadisdik Jangan Halangi Penyidikan

Mahpudin Ingatkan Kadisdik Jangan Halangi Penyidikan
INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Proses penyelidikan kasus tujuh akun Facebook yang dilaporkan Kuasa Hukum Syaefudin ke Mapolres Indramayu terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui akun media sosial Facebook sempet mengalami perlambatan, berbeda dengan penanganan pada kasus yang sama menimpa politikus lain ditindaklanjuti dengan cepat, hingga menimbulkan persepsi publik yang berbeda.
 
Kuasa Hukum Syaefudin, Mahpudin, membenarkan jika kondisi perkembangan penanganan kasus tersebut lambat, karena pasca dirinya membuat laporan polisi tanggal 3 Agustus 2020 lalu, penyidik baru mengirimkan surat SP2HP nomor B753/VIII/2020/Satreskrim kepada pelapor tanggal 5 Agustus 2020 terkait permulaan penyelidikan.
 
Menurutnya, penyidik Mapolres Indramayu selanjutnya mengirimkan SP2HP kedua nomor B/807/VIII/2020/Satreskrim tanggal 30 Agustus 2020 memuat hasil pemeriksaan saksi-saksi dan rencana pemanggilan terhadap ahli bahasa Indramayu melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu.
 
"Berdasarkan hasil kordinasi dengan penyidik, Disdik Indramayu sudah dikirimi surat permintaan  untuk menghadirkan ahli bahasa, tetapi belum juga terpenuhi," tuturnya kepada Fokuspantura.com, Rabu(2/9/2020).
 
Mahpudin mengingatkan kepada Kadisdik Indramayu, untuk tidak menghalangi proses penyidikan yang saat ini sedang dilakukan polisi, mengingat dari hasil konfirmasi kepada penyidik lambatnya kehadiran ahli bahasa menjadi urgen dalam pengungkapan proses penyelidikan berikutnya.
 
 
"Jadi kalau Disdik Indramayu  tidak dianggap menghalangi proses penyelidikan, segera hadirkan ahli bahasa yang diminta penyidik, agar tidak menimbulkan persoalan hukum baru," terangnya 
 
Ia juga menyoal pernyataan penyidik yang menganggap dari tujuh akun Facebook yang dilaporkan itu menggunakan akun palsu hingga menyebabkan lambatnya proses penyelidikan, padahal dari SP2HP ke dua yang diterima pada 2 September 2020, ditemukan dua akun FB, dioperasikan oleh akun asli.
 
"Jika dari hasil pemeriksaan dua saksi itu jelas, maka segera tetapkan tersangka, mau nunggu apalagi jika saksi ahli juga sudah diinterogasi," tuturnya.
 
Ia berharap, penyidik Polres Indramayu tidak diskriminatif dalam menangani kasus apapun yang dilaporkan masyarakat tanpa melihat latarbelakang apapun, termasuk laporan dirinya yang sudah lebih dari satu bulan. 
 
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Caridin, beralasan jika pihaknya sudah memerintahkan salah satu ahli bahasa untuk dapat memenuhi panggilan penyidik. Namun oleh ahli bahasa yang ditunjuk dan dikonfirmasi mengaku belum ada perintah yang jelas dari Kadisdik untuk menindaklanjuti permohonan penyidik tersebut.
 
"Maaf,  kemarin saya tugaskan pa SK berhalangan, insyaallah saya tugaskan lagi," kata Caridin saat dikonfirmasi.
 

Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive