Diduga Sakit, Dosen Fakultas Teknik Unwir Ditemukan Tewas

Diduga Sakit, Dosen Fakultas Teknik Unwir Ditemukan Tewas

INDRAMAYU, (Fokuspantura.com),- Puluhan mahasiswa Universitas Wiralodra, Indramayu, Jawa Barat, terkejut dan kaget saat mengintip ruangan tempat tinggal Dosen Fakultas Teknik Komputer, Raden Purnama (42 tahun) dalam kondisi tergeletak di pembaringan Rumah Susun (Rusun) lantai 1, Kampus Unwir Indramayu, Kamis,(19/03/2020).

Ikhwal kepastian jika Dosen Raden Purnama dinyatakan meninggal, setelah saksi Nadi(38) bersama mahasiswa lainnya mendobrak pintu kamar tempat dimana pria asal Gang H. Dahlan, Kelurahan Tegal Parang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan itu sudah dinyatakan tak bernyawa. Dugaan sementara, Raden Purnama meninggal dunia karena sakit.

“Setelah pintu terbuka, kami terkejut karena melihat pak dosen sudah meninggal dunia dalam keadaan terlentang diatas kasur,” kata Nadi dihadapan wartawan di TKP.

Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Suhermanto, melalui Kapolsek Indramayu Kota, Ajun Komisaris Karyaman yang datang langsung ke lokasi kejadian membenarkan, jika jenazah Dosen Raden Purnama pertama kali ditemukan salah satu saksi bernama Nadi (38 tahun) warga Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu.

Saksi Sebelumnya, diminta oleh seorang Dekan melalui pesan Whatsapp untuk mengecek dan melihat keadaan korban, dikarenakan sedang sakit dan dua hari tidak terlihat. Selanjutnya, Nadi pun bergegas untuk mengecek dengan mendatangi lokasi di Rusun Lantai 1 Unwir Indramayu. Namun setibanya di depan kamar yang ditempati korban keadaan pintu kamarnya terkunci. Penasaran dan curiga mengetahui itu, Nadi lantas sempat mengintip ruangan tersebut dan memberitahukan kepada teman lainnya. Beberapa temannya pun datang dan sepakat untuk mendobrak pintu itu. Setelah pintu terbuka, mereka terkejut karena melihat korban sudah meninggal dunia dalam keadaan terlentang diatas kasur. Akhirnya saksi menghubungi Humas Unwir Indramayu dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Indramayu.

" Di TKP, Tim Inafis Satreskrim Polres Indramayu beserta tim medis Pukesmas Margadadi Indramayu langsung mengidentifikasi korban. Namun hasil sementara ditubuh korban tidak ditemukan bekas adanya tanda-tanda kekerasan. Kemudin korban kita bawa ke RSUD Indramayu untuk pemeriksaan lebih lanjut, " terang Karyaman.

Ia menambahkan, dugaan korban mengidap penyakit dari penjelasan saksi lain, Hamdani Abdul Gani (42 Tahun) yang menerangkan, jika korban pada tanggal 6 maret 2020 mengeluh sakit tenggorokan, kemudian berobat ke sebuah klinik kesehatan di jalan Sudirman kota Indramayu. Bahkan menurut keterangan informasi dari rekan kerja pun jika korban mempunyai riwayat penyakit paru-paru.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive