Pelaku Suap Proyek Pemkab Indramayu Simak Dakwaan JPU

Pelaku Suap Proyek Pemkab Indramayu Simak Dakwaan JPU

BANDUNG,(Fokuspantura.com),- Sidang perdana Carsa ES, terdakwa kasus suap Bupati Indramayu Nonaktif Supendi, yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Bandung, Senin(30/12/2019) berlangsung khidmat.

Carsa ES beserta tim penasehat hukum Khalimi dan Agus Narto, nampak seksama mendengar dakwaan Tim Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sidang perdana tersebut, dipimpin oleh Hakim Ketua, I Dewa Gd  Suardhita, didampingi dua hakim anggota Asep Sumirat, dan Lindawati.

Pantauan Fokuspantura.com, saat berlangsung sidang perdana, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang disampikan Budi Nugraha dan tim dalam dakwaannya mengungkapkan, bahwa Carsa ES selaku Direktur CV Agung Resik Mandiri, diduga memberi uang bersumber pula dari rekanan jasa konstruksi lainnya, untuk mendapatkan beberapa proyek pada beberapa oknum penyelenggara negara dan diduga mengalir ke SP ( Bupati Indramayu Nonaktif), OMR ( Kepala Dinas PUPR non aktif), WT ( Kabid Jalan PUPR non aktif) dan ARM (anggota DPRD Provinsi Jawa Barat).

Dalam paparan JPU, dipaparkan jika terdakwa Casra ES sekitar tahun 2015, tahun 2016 , 6 April 2017, 30 Januari 2018, 14 Oktober 2019 dan dibeberapa waktu lainnya yang setidak-tidaknya dalam rentan waktu antara tahun 2015 - 2019 ditempat terdakwa Desa Bodas, Kecamatan Tukdana, di rumah pribadi Bupati Indramayu Nonaktif, jalan Cimanuk Barat, Sindang Indramayu, di Cirebon Superblok Mall, Cafe Bahagia Cirebon, rumah WT Komplek Korpri Griya Abdi Karya, rumah ARM Desa / Kecamatan Karangampel dan dibeberapa tempat yang setidak-tidaknya masih termasuk dalam daerah hukum pengadilan Tipikor Bandung yang berwenang memeriksa dan mengadili. Terdakwa telah melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri, sehingga merupakan beberapa kejahatan, memberi atau menjanjikan sesuatu yaitu beberapa kali memberikan uang kepada Bupati Indramayu Nonaktif Supendi, seluruhnya berjumlah Rp3,6 miliar, kepada OMR Kadis PUPR Indramayu sebesar Rp2,4 miliar, kepada WT Kabid Jalan PUPR Indramayu sebesar Rp480 juta dan kepada ARM Anggota DPRD Propinsi Jabar seluruhnya berjumlah Rp8,5 miliar, sebagai pegawai negeri atau penyelenggara negara dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatanya, sehingga mereka memberikan pekerjaan atau proyek di lingkungan Pemkab Indramayu kepada terdakwa atau perusahaannya serta supaya ARM membantu proses penganggaran proyek - proyek di lingkungan Pemkab Indramayu yang didalamnya dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat dan bertentangan dengan kewajibannya sebagai pegawai negeri atau penyelenggara negara, sebagaimana diatur dalam ketentuan pasal 5 angka 4 dan angka 6  UU RI nomor 28/1999 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme, pasal 12 UU RI nomor 5/2015 tengang Aparatus Sipil Negara (ASN) serta pasal 7 ayat 1 huruf h Peraturan Presiden (Perpres) nomor 16/2018 tentang pengadaan barang dan jasa dengan cara - cara yang tidak sesuai ketentuan dan aturan.

Usai persidangan, Penasehat Hukum terdakwa mengatakan, bahwa  surat dakwaan merupakan peletak dasar bagi majelis hakim untuk memeriksa perkara yang dihadapi klien dalam kasus suap pejabat dan atau penyelenggara negara di lingkungan Pemkab Indramayu.

"Apa yang menjadi pertanyaan penyidik KPK  sebagaimana tertuang dalam BAP klien kami, relatif sama dengan apa yang disampaikan Penuntut Umum dalam Surat Dakwaan tadi. Bedanya sekarang ditambah kompleksnya alat bukti, " jelasnya.

Ditanya tentang kemungkinan pihak lain yang terseret dalam pusaran kasus kliennya, Khalimi tak mau bersikap,

"Silakan ikuti persidangan secara utuh. Kami hanya fokus pada usaha pembelaan klien kami", ucapnya.

Sidang ditunda dan akan dilanjutkan pada pekan depan pada agenda persidangan pemeriksaan  saksi - saksi yang disiapkan JPU KPK.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive