Kapolsek Sliyeg Kunjungi Rumah Duka Pendaki Tampomas

Kapolsek Sliyeg Kunjungi Rumah Duka Pendaki Tampomas

SLIYEG,(Fokuspantura.com),- Jajaran Polsek Sliyeg, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu beserta unsur terkait mengunjungi rumah duka tiga korban meninggal dunia saat melaksanakan pendakian Gunung Tampomas, Sumedang, Jawa Barat. Kehadiran rombongan dipimpin Kapolsek Sliyeg itu, sebagai wujud keprihatinan jajaran kepolisian kepada keluarga korban.

Kapolres Indramayu, AKBP Yoris MY Maulana melalui Kapolsek Sliyeg, AKP Alka Nurani mengatakan upaya mendatangi pihak keluarga korban sebagai bentuk keprihatinan Polri kepada masyarakat yang sedang dirundung musibah. Ia didampingi Kanit Intelkam dan Bhabinkamtibmas Desa Tugu dan Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg segaligus memastikan identitas korban yang sebelumnya diperoleh dari salah satu akun media sosial.

"Kami sudah berkunjung ke rumah duka korban mininggal dunia pendakian Gunung Tampomas Sumedang diterima oleh Kuwu Tugu,"tuturnya kepada Fokuspantura.com, Minggu(3/3/2019).

Dari hasil penelusuran di kediaman korban, diperoleh informasi bahwa ketiga korban itu adalah Ferdi Firmansyah bin Karidi(13) pelajar SMPN 1 Sliyeg, kelas 7 warga Desa Tugu Kidul blok BTM Kecamatan Sliyeg, Luky Parikesit(13) SMPN 1 Sliyeg kelas 7 Warga Desa Tugu Kidul blok BTM Kecamatan Sliyeg  dan Agif Trisakti bin Kosim (14) pelajar SMPN 1 Sliyeg kelas 7, warga Desa Tugu blok Rimba Kecamatan Sliyeg.

Ia menceritakan, ketiga korban tersebut sebelumnya berangkat dari rumah masing - masing  pada, Sabtu,(02/3/2019) kemarin sekitar pukul 06.00 wib dengan menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Zupiter Z No. Pol. E 5560 PAV milik Sdr. Darlim.

"Saat ini Pihak keluarga korban beserta perangkat Desa menjemput korban ke Sumedang dan sampai saat ini korban belum tiba di rumah duka," tutur Alka.

Senada diungkapkan tetangga korban, Sawidi mengatakan, korban berangkat dengan menggunakan sepeda motor tanpa perbekalan yang cukup. Mereka mendaki gunung tanpa tujuan yang jelas bahkan pihak orang tua sudah melarangnya tetapi mereka memaksakan kehendak.

Saat ditanya dari mana informasi meninggalnya tetangga hingga diketahui pihak keluarga. ia menjelaskan adanya informasi pihak keluarga ada yang meninggal saat pendakian gunung Tampomas dari media sosial berupa facebook.

Sementara itu, dari akun Facebook milik Robbie Setiawan menulis status diberandanya sendiri dengan tulisan Buat keluarga korban yg meninggal digunung tampomas, atau ada yg tahu...ini korban atas nama 1. Lucky
           2. Agip
           3. Ferdy
Dari desa tugu, indramayu, mereka sekolah baru kls 7, diminta datang ke polsek cibeureum, cimalaka, karena jenazah korban sudah dievakuasi dan berada disana, nuhun, hingga sampai kepada pihak keluarga korban dan selanjutnya terjadi komunikasi inten antar pemilik akun dan pihak keluarga. Dalam percakapan pribadi messenger semakin meyakinkan jika korban adalah warga Kecamatan Sliyeg.

Usai mengirim data - data temuan di lapangan, pihak keluarga didampingi aparat desa melakukan penjemputan di RSUD Sumedang untuk memastikan informasi yang beredar.

Pantauan di lapangan hingga pukul 22.30 wib, ketiga jenazah korban pendakian gunung Tampomas Sumedang belum sampai ke rumah dika.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive