Pemkot Tegal Gelar Press Tour Media

Pemkot Tegal Gelar Press Tour Media

KOTA TEGAL,(Fokuspantura.com),- Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Tegal menggelar Pres Tour Media wilayah liputan Kota Tegal. Acara yang berlangsung dua hari itu diikuti oleh wartawan dari berbagai media, baik surat kabar cetak, media elektronik, media online dan radio.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Tegal Hendiati Bintang Takarini, mengatakan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang dikemas dalam bentuk Pers Tour. Untuk tahun ini kunjungan ke wilayah Semarang yakni dengan mengunjungi kantor PWI Jawa Tengah untuk belajar dan sharing mengenai uji kompetensi wartawan (UKW) dan profesionalisme wartawan.

Pemkot Tegal melalui Bagian Humas menginginkan wartawan yang bertugas liputan di Tegal adalah wartawan yang profesional, melalui uji kompetensi wartawan (UKW) yang akan dilaksanakan 10 - 11 Agustus 2018 di Pesonna Hotel. Selain belajar, Pers Tour yang dilaksanakan ini juga untuk mempererat jalinan kemitraan bersama insan pers.

Walikota Tegal, Nursoleh mengatakan kualitas wartawan perlu adanya peningkatan. Justru dengan adanya uji kompetensi, sebenarnya ada kepastian hukum dan pengakuan kinerja wartawan. Siapapun nanti kepala daerahnya, diharapkan diharapkan wartawan selalu bersinergi.

Sementara itu,  Ketua PWI Kota Tegal, M Saekhun mengatakan, PWI juga menginginkan seluruh wartawan selain cerdas dalam bekerja juga dibekali dengan kode etik yang dijunjung tinggi. Peningkatan profesionalisme wartawan bisa dengan mengikuti uji kompetensi wartawan yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan. Pers Tour yang dilaksanakan juga kegiatan yang patut diapresiasi, agar selalu terjalin kemitraan yang baik antara Pemerintah Kota Tegal dengan para awak media.

Ia mengatakan, kunjungan ke kantor PWI Jateng dimaksudkan agar teman-teman media bisa sharing, atau menanyakan langsung perihal kewartawanan ataupun tentang pentingnya UKW.

Menurutnya, Uji Kompetensi menjadi acuan kinerja teman-teman media. Padahal penyelenggaraan UKW merupakan kewajiban utama yang dibebankan oleh masing-masing perusahaan tempat wartawan tersebut bekerja. Sebab, yang nanti akan diuntungkan juga perusahaan itu sendiri dengan wartawan-wartawannya yang sudah bersertifikasi dan diakui.

"Untuk pelaksanaan UKW membutuhkan dana yang tidak sedikit. Namun kali ini, justru UKW akan dilaksanakan Bagian Humas dan Protokol dan PWI Kota Tegal dengan melibatkan penguji dari PWI Jateng dan pusat. Saekhun berharap wartawan di kota Tegal bisa ikut uji kompetensi yang diselenggarakan,"ujarnya.

Senada, Ketua PWI Jateng Amir Mahmud mengatakan, untuk mendapatkan kartu keanggotaan PWI dari mulai tingkatan Muda, Madya, Pratama, sebelumnya wartawan harus melalui uji kompetensi. Meski tingkat profesionalitas selalu diukur dari 2 hal yakni kemampuan menulis dan kemampuan teknik wartawan dalam mengolah berita, namun itu saja tidak cukup karena profesi wartawan juga harus dibekali dengan etika.

Dijelaskan Amir, hal-hal yang dipenuhi ketika akan mengikuti uji kompetensi diantaranya memiliki kartu pers, surat keterangan dari tempatnya bekerja, telah bekerja sekurang-kurangnya 1 tahun, bekerja di sebuah perusahaan atau lembaga penyiaran yang memenuhi ketentuan dan menunjukkan bukti atau karya profesinya.

Menurutnya, PWI sendiri memiliki banyak penguji yang sudah diassesment atau diuji sebelumnya. Jadi, ketika sudah melalui UKW dan memiliki kartu dari PWI tentunya bisa membantu dalam bekerja. Sebab, dengan kartu yang dimiliki, para narasumberpun akan lebih terbuka dan mau ditemui, karena wartawan yang ditemui merupakan wartawan yang teruji.

Mbah Mul dari Pengurus PWI mengatakan, bahwasannya PWI selalu menekankan bahwa antara kompetensi dibidang teknis dan etika tidak bisa dipisahkan. Etika sebagai kompas atau nahkoda dalam menjalankan profesi kewartawanan.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Chaerul Azmi
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive