Pemdes Karanglayung Pampang Daftar Penerima BLT DD

Pemdes Karanglayung Pampang Daftar Penerima BLT DD
SUKRA, (Fokuspantura.com),- Sejumlah kritikan warga yang menyorot dugaan ketidaktransfaran Pemdes Karanglayung Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu, ditanggapi serius Pemdes setempat dengan memampang daftar calon penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) didepan kantor desa. Upaya tersebut menurut Kepala Desa Karanglayung, H. Hasan Bisri, merupakan langkah kongkrit pemerintah desa dalam transfaransi data dihadapan publik guna menghindari kecurigaan warga atas dugaan subyektif terhadap para relawan yang dibentuk, guna melakukan pendataan calon penerima BLT DD.
 
 
"Kami pampang daftar calon penerima BLT DD dihadapan Kantor Desa agar siapapun bisa melihat tanpa ada yang ditutup-tutupi," ujar H. Hasan Bisri, diruang kerjanya, Senin (22/6/2020).
 
 
Bisri juga mengatakan, adanya reaksi sejumlah warga atas dugaan kepentingan pribadi pada proses penjaringan calon penerima bantuan adalah hal yang wajar, itu menunjukan bahwa masyarakat Karang Layung cukup kritis dan berani menyampaikan pendapat sebagai bentuk perwujudan masyarakat yang demokratis, kendati begitu mengingat keterbatasan anggaran pihaknya tidak bisa mengakomodir semua KK yang ada didesanya, sehingga dibuatlah skala prioritas calon penerima bantuan.
 
 
"Usulan warga tetap kami akomodir akan tetapi mengingat keterbatasan anggaran maka untuk calon penerima BLT DD dibuat skala prioritas seperti yang tercantum pada daftar calon penerima BLT DD yang kami pampang," terangnya.
 
 
Dikatakannya pula, jumlah KK di Desa Karanglayung sebanyak 1.975, yang sudah tercatat selaku penerima bantuan PKH dan BPNT sebanyak 525 warga, Bansos Kemensos 11 KK, Bansos Gubernur 14 KK dan Bansos Bupati sebanyak 77 KK, adapun sisanya terjumlah 1.348 belum menerima bantuan, sementara anggaran yang tersedia hanya 423 juta, sehingga hanya bisa tercover dari anggaran DD tersebut sebanyak 235 KK sesuai yang diajukan para relawan dengan jumlah kuota mengacu pada anggaran yang tersedia.
 
 
"Sesuai ketentuan besaran alokasi BLT DD hanya tersedia 423 juta sehingga hanya mencover 235 KK dengan nominal 600 ribu per KK perbulan selama tiga bulan," ungkapnya.
 
 
Dia berharap, adanya BLT DD disuasana covid-19 dapat membantu perekonomian  guna memenuhi sebagian kecil kebutuhan warga terutama kebutuhan pokok, adapun bagi warga yang belum mendapatkan kesempatan dimohon agar dapat memahami kondisi pemerintah terkait keterbatasan anggaran, dan berharap pula permasalahan covid-19 bisa segera selesai agar kehidupan masyarakat kembali normal.
 
 
"Saya berharap penerima bantuan bisa memanfaatkan nominal tersebut untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok, mudah-mudahan permasalahan covid-19 bisa segera tuntas sehingga kehidupan masyarakat kembali normal," pungkasnya. 
 
 
Terpisah, salah satu relawan BLT DD Desa Karanglayung, Abas Kartam,  mengatakan, prioritas calon penerima bantuan pada proses penjaringan diutamakan bagi warga yang dalam kondisi ekonomi lemah atau jompo hal itu disesuaikan dengan jumlah kuota berdasarkan anggaran yang tersedia, namun begitu ada beberapa yang mengacu pada kebijakan kuwu yakni imam mushola dan atau warga lainnya yang belum menerima bantuan apapun .
 
 
"Bagi calon penerima bantuan Kami prioritaskan warga yang benar - benar layak dengan kriteria miskin atau jompo dan beberapa imam mushola sesuai kebijakan kuwu namun jumlahnya hanya sebagian kecil dari data keseluruhan," paparnya.

Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Robi Cahyadi
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive