Dinkes Waspadai Tiga Penyakit Serius Pasca Banjir

Dinkes Waspadai Tiga Penyakit Serius Pasca Banjir

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Deden Bony Koswara mewaspadai kemungkinan akan timbul tiga penyakit serius bagi warga terdampak banjir di lima Kecamatan.

Ketiga penyakit itu adalah penyakit kulit, diare dan infeksi saluran pernapasan akut atau sering disebut ISPA. Penyakit ISPA adalah infeksi yang mengganggu proses pernafasan seseorang. Infeksi ini umumnya disebabkan oleh virus yang menyerang hidung, trakea (pipa pernafasan), atau bahkan paru - paru. ISPA merupakan jenis penyakit yang mudah menular.

"Penyakit kulit seperti dermatitis, diare dan ISPA kadang datang pada korban banjir," tuturnya saat dikonfirmasi kemarin.

Antisipasi dini yang dilakukan seluruh jajaran Dinkes Indramayu untuk terus memantau perkembangan penyakit selama banjir berlangsung terutama serangan pada usia anak-anak.

"Kami sudah instruksikan ke teman-teman Kapusk untk memantau penyakit selama banjir dan pasca banjir sehingga nanti penanganannya akan lebih terpadu komprehensif," ujarnya.

Menurutnya, sejak musibah banjir berlangsung  di lima Kecamatan baru - baru ini, pihaknya sudah menurunkan tim medis yang dipusatkan di Posko Bencana. Termasuk giat kordinasi dengan beberapa pihak terkait antisipasi sedang dan pasca banjir.

"Mulai dari sekarang sudah kita antisipasi,"ujar Deden.

Pantauan dilapangan, kondisi luapan air dari sungai Cimanuk di wilayah Desa Plumbon Kecamatan/Kabupaten Indramayu sudah berangsur surut. Belum ditemukan tanda - tanda tiga penyakit dimaksud secara serius yang diderita warga. Sementara diwilayah Perum Griya Asri 1 Pekandangan belum aktifitas warga masih lumpuh, Perum Artha Graha Sindang dan Perum Sindang Citra masih terlihat genangan air dan evakuasi barang - barang rumah tangga yang diselamatkan.

BPBD Indramayu telah membuka tenda posko siaga bencana di halaman STIKes Indramayu, terlihat beberapa warga sedang berteduh dilokasi tersebut.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive