DPMD Terapkan Sistem Pembayaran Rekening Giro Pemdes

DPMD Terapkan Sistem Pembayaran Rekening Giro Pemdes

INDRAMAYU,(Fokuspantura.com),- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, akan menerapkan sistem pembayaran Dana Desa (Dandes) tahun 2019 ini dengan menggunakan sistem rekening giro. Langkah itu dilakukan berdasarkan surat DPMD Propinsi Jawa Barat nomor 538/1255/Sekre tentang penyiapan perubahan Rekening Desa menjadi Rekening Giro Pemerintah Desa di Jawa Barat per tanggal 6 Juni 2018 lalu.

Kepala DPMD Indramayu, H.Sugeng Haryanto melalui Kabid Pemdes, Sulaeman mengatakan saat ini seluruh desa sudah menyesuaikan perubahan rekening desa menjadi rekening giro berdasarkan surat Edaran DPMD Propinsi Jawa Barat. Pemberlakuan aturan tersebut dilakukanm, mengingat Pemprov Jabar melalui DPMD Propinsi Jawa Barat telah menanda tangni MoU bersama Bank Jabar Banten.tbk tentang percepatan pembangunan dan pemberdayaan perekonomian divisi institusional banking.

“Perubahan rekening Giro Pemerintah Desa dilakukan untuk mendorong tertib administrasi pengelolaan APBDes lebih baik dan cepat,”katanya kepada Fokuspantura.com dikantornya, Selasa(12/3/2018).

Menurutnya, Rekening Giro Pemerintah Desa menjadi persyaratan mutlak untuk mengajukan permohonan pencairan bantuan keuangan desa yang bersumber dari APBD Propinsi/Kabupaten maupun bersumber dari APBN.

“Hari Senin kemarin, batas ahir jadwal penyesuaian perubahan rekening giru di Bank bJb, alhamdulillah 309 desa sudah selesai,”tuturnya.

Ia menjelasakan, perubahan rekening giro Pemdes tanpa merubah nomer rekening asal, tetapi rekening desa yang sebelumnya dinyatakan ditutup dan tidak berlaku. Disoal manfaat yang besar adanya perubahan itu, ia menjelaskan rekening giro akan lebih simpel dalam proses pencairan dan posisi uang bantuan akan standbye di bank sesuai uang bantuan yang masuk dalam rekening.

“Dari dulu pengendali pencairan ada pada Kuwu, namun sekarang pencairan bisa dikuasakan tanpa harus hadir kuwu dan bendahara, jadi lebih simpel,”terangnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Jabar Banten Kabupaten Indramayu, Sugiardi membenarkan jika saat ini ada perubahan proses pencairan bantuan keauangan bagi desa-desa di Kabupaten Indramayu. Namun demikian pihaknya menjamin jika 309 desa sudah memiliki rekening giro untuk penyerapan bantuan keuangan desa tahun 2019.

“Dari bulan kemarin kami pihak Bank bJb sudah siap dan untuk perubahan rekening giro sudah selesai seluruhnya 309 desa,”katanya.

Terpisah Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Indramayu, H.Iyus Rusmadi mengatakan, anggaran bantuan keuangan dari APBN sudah siap dicairkan sesuai jadwal yang diinginkan sebesar 20 persen tahap pertama.

Disinggung adanya perubahan sistem pencairan dengan menggunkan rekening giro pihaknya menyambut positif keputusan itu. Ia menjelaskan jika rekening giro selama ini sudah diberlakukan di seluruh instansi pemerintah daerah dan sangat efektif. Namun demikian dengan adanya perubahan proses mencairan, akan mempermudah desa dalam serapan anggaran yang sebelumnya tak bisa diwakilkan dan penarikan dananya dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan syarat menerbitkan cek dan bilyet giro.

“Rekening Giro Kuwu tidak perlu datang, siapapun boleh menarik uang asalkan ada tanda tangan kuasa kuwu,”tuturnya.

Ia berharap dengan adanya perubahan sistem pencairan bantuan keuangan desa dapat memberikan dampak positif bagi pemanfaatan anggaran secara benar sesuai dengan target capaian yang diinginkan, terutama sistem pelaporan penggunaan keuangan sesuai jadwal dan schedule yang telah ditetapkan.

“Mangga sekarang proses pengajuan dilakukan agar tak numpuk di proses verifikasi dan mempercepat pembangunan di desa,”pinta Iyus.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive