Diduga Terkait Jual Beli Jabatan, KPK OTT Bupati Cirebon

Diduga Terkait Jual Beli Jabatan, KPK OTT Bupati Cirebon

CIREBON,(Fokuspantura.com),- Lagi, setelah dari Kabupaten Bekasi dengan kasus suap Meikarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyisir wilayah Pantai Utara (Pantura) tepatnya di Kabupaten Cirebon. Kali ini, Lembaga anti rasuah menangkap Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra dalam operasi tangkap tangan karena diduga terlibat kasus dugaan suap.

Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan soal adanya penangkapan tersebut.

"Benar, hari ini ada giat di Cirebon," kata Agus dalam pesan singkatnya kepada awak media, Rabu (24/10/2018).

Penangkapan itu diduga terkait dengan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon dan suap dari beberapa pengusaha.

"Dugaan jual beli jabatan dan ada setoran dari pengusaha," katanya.

Pernyataan yang sama, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengungkapkan penangkapan Sunjaya diduga terkait dengan jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Cirebon. Selain itu, Sunjaya juga diduga menerima setoran dari sejumlah pengusaha.

Dalam operasi senyap itu, KPK turut mengamankan beberapa orang yang diduga berperan dalam kasus tersebut diantaranya SP, Staf BKPSDM, Ajudan dan beberapa pengusaha. Ia juga menyebutkan dari hasil OTT, terdapat uang yang disita miliaran rupiah, karena diduga terkait dengan suap yang telah dilakukan.

"Barang buktinya, bukti transfer dan uang miliaran," ujarnya.

Meski demikian, ia mengatakan bahwa penjelasan lebih lanjut akan dipaparkan dalam waktu dekat.

Terpisah, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan PDIP langsung memecat kadernya, Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra, yang kena operasi tangkap tangan (OTT) KPK. partainya bersikap konsisten dengan langsung melakukan pemecatan bagi kader partai yang terkena kasus hukum.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Ihsan Mahfudz
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive