Pengurus Himpaudi Kecamatan Patrol Dilantik

Pengurus Himpaudi Kecamatan Patrol Dilantik

PATROL, (Fokuspantura.com),- Insan Himpaudi yang berjuang dalam pembinaan profesi dan aspirasi pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini dengan kesungguhan hati, berjanji bersedia mengabdikan diri dengan penuh dedikasi sebagai pengurus Himpaudi, senantiasa menjunjung tinggi dan memaatuhi peraturan perundang-undangan serta AD / ART Himpaudi, bersedia bekerjasama dan berkomunikasi dengan baik antar sesama pengurus untuk menjaga keharmonisan dalam menjalankan roda organisasi, serta berusaha menjaga nama baik Himpaudi di dalam maupun di luar negeri.

Pernyataan tersebut merupakan janji Himpaudi, yang disampaikan Ketua Pengurus Himpaudi Kecamatan Patrol, Sumerih, ketika dilantik selaku pengurus Himpaudi Kecamatan Patrol, dihadiri langsung Ketua Himpaudi Kabupaten Indramayu, Camat Patrol, Kepala Desa Patrol, serta tenaga pendidik dan kependidikan Paud se Kecamatan Patrol, di Aula Kantor Desa Patrol, Kamis (26/12/2019).

"Pelantikan pengurus Himpaudi Kecamatan tersebut merupakan agenda reguler Himpaudi Kabupaten guna pengukuhan pengurus yang ada di tingkat kecamatan," ujar Ketua Himpaudi Kabupaten Indramayu, Roaena, disela acara pelantikan.

Ia mengatakan, yang menjadi dasar dibentuknya organisasi Himpaudi adalah untuk memfasilitasi dan memperjuangkan kesejahteraan para tenaga pendidika di tataran pendidikan anak usia dini (Paud) serta menginteraksikan dengan organisasi lain yang setingkat dengan Paud misal Ikatan Guru Taman Kanak Kanak (IGTK) agar terjalin komunikasi para tenaga pendidiknya.

"Yang menjadi dasar organisasi Himpaudi adalah untuk menginteraksikan para tenaga pendidi di tataran Paud dengan organisasi lain yang sejenis, selain iti Himpaudi memiliki maksud untum memperjuangkan kesejahteraan tenaga pendidik Paud," ungkapnya 

Ditempat yang sama, Camat Patrol, Teguh Budiarso, mengatakan, Paud merupakan lembaga non formal yang semula terbentuk berupa BKBKemas dengan tenaga pendidik dari unsur kader PKK dan pihak lain yang siap membantu pengembangan kegiatan kelembagaan hingga kemudian berubah nama menjadi SPS atau Paud, adapun suport kegiatan tersebut dialokasikan dari sebagian anggaran desa dengan besaran relative.

Diakuinya, meski beranjak dari kader, para tenaga pendidik tersebut memiliki motivasi diri untuk mengikuti jenjang pendidikan yang linear sehingga menjadi  tenaga pendidik profesional pada lembaga pendidikan yang diikuti oleh anak - anak usia dini guna dipersiapkan memasuki pendidikan formal yakni sekolah dasar.

"Untuk tunjangan kesejahteraan guru Paud diperoleh dari anggaran desa, adapun besarannya relative, untuk itu kami akan berupaya mensosialisasikan dengan Pemdes agar tunjangan guru Paud se Kecamatan Patrol memiliki nilai yang sama," tandasnya.


Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Robi Cahyadi
Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive