Sudarsono, Jalan Kaki Ajak Elemen Bangsa Bersatu

Sudarsono, Jalan Kaki Ajak Elemen Bangsa Bersatu
INDRAMAYU,  (fokuspantura.com),- Setelah sembilan puluh hari berjalan kaki dari Kapuas Kalimantan Tengah, Sudarsono (60) akhirnya menginjakan kaki di Kabupaten Indramayu Jawa Barat,  tepatnya di jalur Pantura Desa Sumuradem Timur Kecamatan Sukra. Aksi jalan kaki yang dilakukannya bukan merupakan bentuk protes akan tetapi bentuk keprihatinan terhadap kondisi bangsaa yang kerap diwarnai konflik akibat perbedaan pendapat dan pilihan,  sekaligus mengajak elemen bangsa untuk bersatu.
 
 
"Ini adalah hari ke 90 saya berjalan dari Kapus untuk menuju Jakarta yang diawali keliling pulau Kalimantan,   dengan maksud ingin bertemu Presiden sekaligus mengajak semua elemen baik pemerintah dan juga masyarakat untuk bersatu," ujar Sudarsono,  ketika ditemui FP disela istirahat di salah satu teras rumah warga di Desa Sumuradem Timur, Selasa (16/7/2019).
 
Ia mengatakan,  keberangkatannya dari kampung halaman pada tanggal 17 April 2019 lalu, saat jutaan rakyat Indonesia mengikuti pesta demokrasi pemilihan presiden (Pilpres). Menurutnya momentum itu, telah menyeret bangsa pada peta konflik, hingga menggerakan hatinya untuk membawa misi perdamaian dengan slogan yang terpampang didada dan punggungnya "Marilah Bersatu Menyongsong Masa Depan Indonesia Rukun dan Santun".
 
 
"Pemilu sudah selesai  mari kita bersatu,  dengan menjaga budaya ketimuran sebagai bangsa yang beretika, ". terangnya. 
 
 
Hal lain yang juga dimaksudkan dalam misinya,  lanjut Darsono,  adalah ingin mengembalikan moral bangsa dengan penekanan mental generasi muda yang berpancasilais, berbudi pekerti dengan landasan agama yang cukup,  maka melalui misi ini akan meminta kepada pemerintah agar memasukan kembali pelajaran pendidilan Moral Pancasila (PMP)  dan Budi Pekerti (BP) kedalam kurikulum pendidikan termasuk penguatan mata pelajaran agama. 
 
 
"Kami ingin agar mata pelajaran PMP dimasukan kembali kedalam kurikulum pendidikan agar generasi muda bisa lebih memahami Pancasila melalui Butir  Butir Pancasila dan P4, serta pembelajaran Budi Pekerti agar bisa menciptakan generasi muda yang lebih beretika sesuai dengan adat ketimuran bangsa Indonesia dan mempertahankan pelajaran agama sebagai bagian dari kurikulum pendidikan," ungkapnya. 
 
 
Dari pantauan Fokuspantura.com hingga berita ini diturunkan posisi Sudarsono berada di wilayah Patok Beusi Kabupaten Subang,  guna beristirahat sementara berkaitan dengan kondisinya yang sedang sakit. 
 
 
"Sekarang saya sedang beristirahat di mushola SPBU Patok Beusi, karena kaki sebelah kiri sakit akibat asam urat dan kemungkinan malam ini masih beristirahat disini untuk kemudian besok melanjutkan perjalanan kembali, " kata Darsono,  melalui sambungan ponsel, Kamis (18/7) siang.

Redaktur: Ihsan Mahfudz
Penulis: Robi Cahyadi

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active